Kali ini kita membahas tentang sulitnya persaingan dibidang jasa rental mobil plus driver karena bukan apa apa tanpa driver tingkat resiko kehilangan mobil sangat tinggi.
Persaingan yang tidak sehat resiko yang harus mau tidak mau kita hadapi.apalagi bagi seorang supir seperti saya ini kadang kita harus menjadi bagian pemasaran dan memperkenalkan rental kita agar banyak yang mau make kita.dan kalau lagi sepi seperti awal bulan ditahun 2018 sebulan kita diem dirumah.
Bukan karena ga ada user atau konsumen .dikarenakan banyak user atau konsumen kita milih sewa mobil tanpa supir dan bos juga mau tidak mau harus melayani mereka yang nota bene udah menjadi member atau langganan rental.
Dan dampaknya tentu berpengaruh bagi kita selaku supir yang penghasilannya tergantung dari jasa rental tsb.
BELAJAR DARI SEORANG ANAK KECIL Ini.. serius anak SD? Kok bisa.. 😢😢 Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya. Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik. Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua. Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk. “Berapa harganya Nek?” “Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek. Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata : “Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lag...
Comments
Post a Comment